Taklukkan Amazon, Microsoft Menang Tender Service Cloud Pentagon

Taklukkan Amazon, Microsoft Menang Tender Service Cloud Pentagon

Pemerintah Amerika Serikat (AS) memberi kontrak cloud sejumlah USD10 miliar atau kira-kira Rp140 triliun pada Microsoft. Diketahui dengan nama Gabung Enterprise Defense Infrastructure (JEDI), kontrak akan memberi Pentagon service cloud untuk penyimpanan fundamen serta memberi dukungan sampai ke pemrosesan kecerdasan bikinan. Diluar itu, kontrak memberi dukungan evaluasi mesin, serta potensi untuk mengolah beban kerja yang penting, seperti diambil Theverge. Ini ialah kontrak kunci untuk Microsoft saat perusahaan bertanding menantang Amazon untuk memperoleh supremasi cloud.

IBM serta Oracle saling tersisih untuk penawaran kembali ke April, cuma tersisa Microsoft serta Amazon jadi hanya satu perusahaan yang bisa penuhi kriteria. Kontrak itu sudah jadi pro-kontra selama proses penawaran, serta Oracle kehilangan ‘legal challenge’ sesudah mengklaim kontrak itu mempunyai perselisihan kebutuhan. Kontrak akan berjalan sepanjang 10 tahun. Ini dilihat jadi kemenangan besar buat Microsoft, tapi karyawan mungkin belum pasti sepakat. Sebatas info, beberapa ribu karyawan Google protes keterkaitan raksasa tehnologi dalam program AI “pathfinder” Pentagon, yang diketahui jadi Proyek Maven.

Baca juga : 5 Produk Laptop Baru dari ACER Meluncur ke Indonesia

Google pada akhirnya sangat terpaksa mundur dari pekerjaan, serta bukan sisi proses dari penawaran akhir untuk kontrak ini. Karyawan Microsoft minta perusahaan untuk menggagalkan kontrak HoloLens US Army-nya, yang selanjutnya bisa sediakan lebih dari 100.000 headset augmented reality untuk pertarungan serta kursus militer. Microsoft masih menghargai kontrak, serta Angkatan Darat AS telah memakai headset HoloLens 2 yang diubah untuk prajurit.

One thought on “Taklukkan Amazon, Microsoft Menang Tender Service Cloud Pentagon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *